DEFINISI OPERASIONAL 9 KRITERIA DESA SIAGA
PROPINSI JAWA TIMUR.
0. FORUM MASYARAKAT DESA.
1. PELAYANAN KESEHATAN DASAR
2. MEMILIKI BERBAGAI UKBM SESUAI KEBUTUHAN MASYARAKAT
SETEMPAT ( ADA POSYANDU, POLINDES, DLL)
3. BERJALANNYA P4K & DIBINA PUSKESMAS PONED
4. SURVEILANS BERBASIS MASYARAKAT
5. SISTIM KESIAP SIAGAAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA
BERBASIS MASYARAKAT.
6. SISTIM PEMBIAYAAN KESEHATAN BERBASIS MASYARAKAT.
7. LINGKUNGAN SEHAT
8. MASYARAKAT BER PHBS & KADARZI .
PENTAHAPAN DESA SIAGA :
1. DESA SIAGA BINA
2. DESA SIAGA TUMBUH
3. DESA SIAGA KEMBANG
4. DESA SIAGA PARIPURNA
DESA SIAGA AKTIF
Desa siaga yang memiliki Poskesdes yang telah berfungsi dan berada pada tahap tumbuh, kembang & paripurna.
POSKESDES :
UKBM yang dibentuk di desa dalam rangka upaya mendekatkan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa . Poskesdes dikelola oleh 1 orang nakes dan minimal 2 orang kader dan Poskesdes tersebut merupakan koordinator dari UKBM yang ada.
PENJELASAN :
0. FORUM MASYARAKAT DESA.
Indikator : Ada Forum Masyarakat Desa
1. PELAYANAN KESEHATAN DASAR
Indikator :
2. MEMILIKI BERBAGAI UKBM SESUAI KEBUTUHAN MASYARAKAT SETEMPAT ( ADA POSYANDU, POLINDES, DLL)
Indikator :
A da UKBM yang berkembang ( Posyandu, Polindes, dll )
3. BERJALANNYA P4K & DIBINA PUSKESMAS PONED
Indikator :
a. Ada petugas pembina : pembinaan oleh petugas tentang sistem rujukan kegawatdaruratan ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, janin dan bayi baru lahir ( kurang dari 1 bulan )
b. Ada kegiatan Sipen K3 ( penandaan & pencatatan ), ada penggalangan dana, kelompok donor darah, kelompok ambulan desa.
4. SURVEILANS BERBASIS MASYARAKAT
Indikator :
Adanya catatan / register hasil pengamatan tentang masalah kesehatan/faktor resiko kesehatan yang menyatakan bahwa masyarakat pernah melaporkan kejadian tersebut.
5. SISTIM KESIAP SIAGAAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA BERBASIS MASYARAKAT.
Indikator :
A. Kesiapsiagaan :
1. Adanya mapping / pemetaaan :
a. Kelompok rentan : KIA, Bencana ,KLB
b. Daerah rawan bencana.
2. Adanya Ambulance Desa
3. Adanya kegiatan koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor terkait dalam hal kegawatdaruratan.
4. Adanya pencatan dan pelaporan.
B. Penanggulangan :
1. Adanya pencatatan / pelaporan kejadian se sederhana
2. Adanya kegiatan koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor.
3. Adanya kegiatan penyuluhan oleh kader di posko / tempat lain pasca bencana.
6. SISTIM PEMBIAYAAN KESEHATAN BERBASIS MASYARAKAT.
Indikator : Ada dana sehat di desa / kelurahan
7. LINGKUNGAN SEHAT
Indikator :
a. Masyarakat mempunyai akses sarana air bersih = 80 %
b. Masyarakat mempunyai akses sanitasi dasar = 70 %
c. Rumah memenuhi syarat kesehatan = 65 %
8. MASYARAKAT BER PHBS & KADARZI .
. Indikator :
Ada kegiatan pengkajian PHBS/RT Sehat 10 indikator dengan Cakupan RT Sehat 30 % + Penyuluhan > 6 kl/th
10 indikator Rumah Tangga Sehat :
1) Pertolongan persalinan oleh Nakes
2) Menimbang bayi & balita
3) Memberantas jentik nyamuk di rumah
4) Menggunakan air bersih
5) Menggunakan jamban sehat
6) Mencuci tangan dengan air & sabun
7) Makan sayur dan buah sesuai porsi
8) Melakukan aktifitas fisik
9) Memberi ASI Eksklusif pada bayi
10) Tidak merokok di dalam rumah.
KADARZI
Indikator :
Adanya kegiatan pendataan Kadarzi dengan 5 indikator Kadarzi
5 indikator Kadarzi :
1) Menimbang berat badan secara teratur
2) Memberikan ASI saja kepada bayi sejak lahir sampai umur 6 bulan (ASI Eksklusif )
3) Makan beraneka ragam
4) Menggunakan garam beryodium
5) Minum suplemen gizi ( tablet tambah darah , kapsul Vit A dosis tinggi )